Soal Rekening, ICW Desak Presiden Bentuk Tim Presiden SBY tak menyinggung soal rekening, hanya berbicara soal yang dialami Tama.

Indonesia Corruption Watch (ICW) mendesak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk membentuk tim verifikasi atau tim independen penyelesaian kasus rekening polri, yang hingga kini belum jelas arahnya.

“Kasus internal Polri tidak mungkin hanya ditangani kepolisian sendiri, harus ada pihak luar yang juga terlibat mengungkap,” kata Wakil Koordinator ICW Emerson Yuntho kepada wartawan di Jakarta, Selasa 13 Juli 2010.

Apalagi, hingga kini laporan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih dilakukan penelaahan, dan terlihat tidak ada dukungan penuh dari pemerintah maupun DPR.

“Bahkan kami melihat ada upaya-upaya mengabaikan baik dari pemerintah maupun DPR. Jadi sulit bila tidak ada campur tangan pihak luar,” ujarnya.

Bahkan, menurutnya, saat menjenguk Tama di rumah sakit, Presiden SBY tidak menyinggung soal rekening, tapi hanya berbicara seputar peristiwa yang dialami Tama. “Sejauh ini cuma soal Tama saja,”

Polisi kini terus memburu penganiaya aktivis ICW, Tama S Langkun. Sebanyak 13 orang saksi sudah dimintai keterangan.

Selain juga, Tama melaporkan kasus penganiayaan ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Hari ini, Aktivis Indonesia Corruption Watch (ICW) Tama S Langkun mendatangi Kantor LPSK. Tama langsung disambut Ketua LPSK Abdul Haris Mendawai.

~ oleh TOMMY UTAMA SH pada 13/07/2010.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: