Sidang Anggodo Ditunda karena Antasari Tidak Hadir

Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) kembali menunda sidang dengan terdakwa Anggodo karena saksi Antasari Azhar dan bukti rekaman antara Deputi Penindakan KPK, Ade Rahardja, dan tersangka kasus suap, Ari Muladi tidak dapat dihadirkan.

“Sidang hari ini ditunda, dengan perintah untuk melaksanakan penetapan penuntut umum yaitu hadirkan saksi-saksi dan ahli yang meringankan terdakwa. Jika tidak ada, sidang akan dilanjutkan dengan pemeriksaan terdakwa,” kata Ketua Majelis Hakim Tjokorda Rae Suamba, di Jakarta, Selasa.

Dalam sidang pada Selasa (27/7) lalu kesaksian mantan Ketua KPK Antasari Azhar dan pemutaran bukti rekaman antara Deputi Penindakan KPK Ade Rahardja, dan tersangka kasus suap, Ari Muladi tidak dapat dihadirkan.

Saat itu, Ketua Majelis Hakim Tjokorda Rae Suamba memberikan kesempatan penasehat hukum terdakwa untuk mempersiapkan saksi (Antasari) dalam persidangan. Kuasa hukum Anggodo OC Kaligis, mengatakan, pihaknya masih belum bisa menghadirkan Antasari Azhar untuk memberikan kesaksian di pengadilan.

Sedangkan mengenai rekaman antara Deputi Penindakan KPK Ade Rahardja, dan tersangka kasus suap, Ari Muladi, pihak kuasa hukum meminta surat ketetapan yang lebih kuat untuk memerintahkan Badan Reserse Kriminal Mabes Polri (Bareskrim) agar bisa menghadirkan rekaman Ade-Ari.

Hal tersebut, ujar OC Kaligis, karena pihaknya tidak memiliki wewenang untuk melakukan upaya paksa.

Hakim Tjokorda menegaskan bahwa pihaknya telah mengeluarkan surat ketetapan untuk memerintahkan Bareskrim untuk menjadikan rekaman tersebut sebagai bukti dalam perkara yang menjerat Anggodo Widjojo itu.

“Kami menunggu kepastian adanya rekaman dari Mabes Polri,” kata Tjokorda.

Majelis Hakim Tipikor pada 20 Juli memerintahkan penetapan untuk menghadirkan mantan ketua KPK Antasari Azhar untuk memberikan kesaksian dalam sidang kasus Anggodo.

Selain itu, ujar Tjokorda, majelis juga akan mengeluarkan ketetapan agar diputarnya rekaman yang diminta baik oleh pihak jaksa maupun rekaman yang diminta oleh pihak kuasa hukum Anggodo Widjojo.

Pihak Anggodo selama ini menginginkan agar majelis hakim memerintahkan Mabes Polri agar membuka rekaman pembicaraan antara Deputi Penindakan KPK Ade Rahardja dengan Ari Muladi, orang yang diserahi uang oleh Anggodo untuk diserahkan kepada pihak pimpinan KPK.

Namun, penyidik Mabes Polri, Kompol Farman, dalam kesaksiannya pada Selasa (20/7) ini membantah adanya rekaman pembicaraan antara tersangka kasus suap Ari Muladi dengan pihak KPK.

“Tidak pernah ada,” kata penyidik Mabes Polri Kompol Farman saat ditanyai oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Suwarji, mengenai adanya rekaman pembicaraan antara Ari Muladi dan Deputi Penindakan KPK Ade Rahardja.

Kompol Farman adalah penyidik yang pernah memeriksa Ari Muladi terkait dengan laporan yang masuk dari testimoni mantan Ketua KPK Antasari Azhar.

Sebelumnya kuasa hukum Antasari, Juniver Girsang, mengatakan pihaknya telah menyampaikan secara resmi kepada majelis hakim bahwa Antasari Azhar tidak bersedia menjadi saksi dalam kasus Anggodo.

Juniver mengemukakan, Antasari sama sekali tidak memiliki relevansi untuk dihadirkan dalam persidangan tersebut karena tidak pernah diperiksa sebagai saksi untuk kasus Anggodo.

Ia juga menuturkan, pihaknya telah mengirimkan surat resmi kepada majelis mengenai ketidaksediaan Antasari menjadi saksi.

~ oleh TOMMY UTAMA SH pada 04/08/2010.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: