Pengacara Anggodo resmi jadi Bupati Tapanuli Tengah (Bonaran Situmeang )

 

Lama tak terdengar kabarnya, penasihat hukum Anggodo Widjojo, Bonaran Situmeang, muncul dengan kejutan. Pria berkumis itu dikabarkan memenangi Pilkada Tapanuli Tengah bersama pasangannya, Sukran Tanjung.

Menurut hasil perhitungan cepat Pilkada yang berlangsung pada 12 Maret lalu, Bonaran mengungguli lawan-lawan politiknya dengan perolehan dukungan suara pemilih mayoritas sebesar 65 persen. “Untuk sementara, hasil perhitungan cepat tim (pemenangan) seperti itu,” kata kerabat Bonaran, Thompson Situmeang, Selasa kemarin.

Pilkada Tapanuli Tengah, kata Thompson, diikuti tiga pasangan calon bupati dan wakil bupati. Bonaran-Sukran Tanjung yang diusung PDI Perjuangan, Golkar, dan Hanura ini mengalahkan pasangan calon yang diusung Demokrat dan koalisi, yaitu Dinariyana Samosir-Hikmala Raya Harahap, serta satu pasangan calon yang berasal dari jalur independen.

Ditambahkan Thomspon, hasil quick count (perhitungan cepat) tim pemenangan Bonaran yang tergabung dalam Bonaran Center itu juga sama dengan hasil quick count dari lembaga survei independen. “Jadi nggak jauh beda,” tuturnya.

Meski sudah diprediksi menang, Bonaran-Sukran Tanjung dan tim pemenangannya, lanjut Thompson, masih menunggu hasil penetapan rekapitulasi suara resmi KPUD setempat. “Pengumuman KPU belum ada. Jadwal pelantikan sesuai dari KPUD, itu Juni,” ungkapnya.

Ditanya soal kemenangan Bonaran dalam pemilihan bupati, Anggodo menyatakan, ia mengapresiasi hal itu. “Bagus itu,” ujarnya singkat di pengadilan Tipikor, Jakarta, kemarin. Namun, Anggodo mengaku belum memberikan ucapan selamat kepada Bonaran. “Saya belum telepon dia,” imbuhnya.

Nasib baik rupanya sedang menaungi Bonaran Situmeang. Pengacara Anggodo Widjojo ini dipilih secara mayoritas sebanyak 65 persen oleh masyarakat Tapanuli Tengah untuk menjadi Bupati 5 tahun ke depan.

KPUD akhirnya merilis hasil resmi Pemilukada untuk daerah Tapanuli Tengah. Pemenangnya adalah mantan pengacara terpidana korupsi, Anggodo Widjojo, Raja Bonaran Situmeang yang berpasangan dengan Syukran Jamilan Tanjung.

“Ini adalah kemenangan masyarakat Tapanuli Tengah,” kata Bonaran, Kamis (17/3/2011). Sama seperti hasil quick count tim sukses Bonaran, hasil yang dicapai pasangan ini mendapat suara sebanyak 61 persen. Pemilukada ini sendiri dilakukan 12 Maret lalu.

Bonaran menampik popularitasnya meningkat karena ia memegang kasus Anggodo yang menyedot perhatian publik, Cicak vs Buaya. Bonaran juga disebut-sebut ikut terlibat dalam kasus kriminalisasi KPK. “Bukan karena itu, nggak lah, saya menang karena saya putra daerah sini,” pungkasnya.

Pemilukada ini diikuti oleh tiga pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati. Bonaran-Sukran Tanjung, Dinariyana Samosir-Hikmala Raya Harahap, serta satu pasangan calon yang berasal dari Independen.

 

~ oleh TOMMY UTAMA SH pada 19/03/2011.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: