anggota DPRD payakumbuh Bolos bareng

Anggota DPRD Payakumbuh dan Limapuluh Kota, bolos massal pada hari pertama Ramadhan. Dari 60 anggota DPRD kedua daerah, hampir separoh tidak masuk kantor sepanjang Senin (1/8).
Di gedung DPRD Payakumbuh, hanya tiga pimpinan yang terlihat hadir sejak pagi sampai siang. Mereka, Wilman Singkuan, Sudirman Rusma, dan Suhaimi Biran. Sedangkan anggota DPRD, hanya sebagian yang datang, sebagian lainnya tidak.
“Hari ini, memang banyak yang tidak datang, sebab yang wajib datang itu hanya pimpinan, anggota tidak wajib. Tapi besok (hari ini-red) karena ada sidang, pasti anggota-anggota akan datang,” ujar seorang staf sekretariat ketika ditanya Padang Ekspres.
Setali tiga uang dengan DPRD Payakumbuh, anggota DPRD Limapuluh Kota juga banyak yang bolos pada hari pertama Ramadhan. Pantauan Padang Ekspres di gedung DPRD kawasan Bukiklimau Sarilamak Senin pagi, tidak berapa orang wakil rakyat yang datang ngantor.
“Kondisi ini mungkin masih bisa kita pahami, karena memang baru pertama Ramadhan. Tapi ini tidak boleh berlama-lama, mengingat selama ini, DPRD paling sering menyorot disiplin pegawai negeri sipil,” ujar Eka Kurniawan Sago Indra, aktifis sosial kemasyarakatan di Luhak Limopuluah.
Tidak hanya wakil rakyat saja yang malas-malasan pada hari pertama Ramadhan, puluhan pegawai negeri sipil dan pejabat daerah juga hanya masuk kantor sampai siang hari. Setelah itu mereka sudah banyak yang ngacir. Bahkan banyak pula yang tidak masuk kerja sama sekali.
Beruntung, kurenah para pejabat dan pegawai negeri sipil tidak ditiru oleh pimpinan daerah. Di Payakumbuh, pimpinan daerah seperti Josrizal Zain, Syamsul Bahri, dan Sekko Irwandi terlihat hadir sejak pagi. Begitupula di Kabupaten Limapuluh Kota, bupati Alis Marajo dan Sekkab Resman Kamars juga terlihat masih ngantor pada hari pertama Ramadhan.
Sementara untuk karyawan swasta pada sejumlah bank dan lembaga keuangan terlihat sangat tinggi disiplin kerja mereka. Meski bulan Ramadhan, mereka masih beraktifitas normal seperti halnya anggota Polri, TNI, jaksa, dan pegawai pengadilan. Ini agaknya perlu dicontoh oleh wakil rakyat, pejabat, dan pegawai di instansi pemko maupun pemkab.

~ oleh TOMMY UTAMA SH pada 02/08/2011.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: