Polri: Ingatlah, Kami yang Sekolahkan Penyidik KPK

Sejumlah penyidik Polri ingin menjadi pegawai tetap KPK.

Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo mempersilakan para penyidiknya yang ingin menjadi pegawai tetap di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Namun, para penyidik itu harus mengikuti aturan yang ada.

“Saya kira, semua harus mengacu kepada aturan yang berlaku,” kata Timur di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat, Jakarta, Rabu 3 Oktober 2012.

Dia mengatakan, penarikan 20 penyidiknya dari KPK bukan tanpa alasan. Menurut dia, penarikan itu dilakukan dengan alasan dan mekanisme yang berlaku. “Artinya bukan menarik, tapi proses pergantian yang biasa dilakukan karena masa tugasnya habis karena sudah ada yang empat tahun, aturannya begitu,” tutur dia.

Kepala Badan Reserse Kriminal Polri, Komjen Pol Sutarman, mengatakan penyidik Polri yang masih di KPK harus tunduk kepada peraturan Polri. “Mereka masih anggota Polri dan harus tunduk pada peraturan yang ada di Polri, kecuali sudah tidak menjadi anggota Polri,” ujar Sutarman.

Mantan Kapolda Metro Jaya Ini meminta sejumlah penyidik Polri yang masih berada di KPK supaya tetap ingat bahwa mereka pernah disekolahkan oleh Polri. “Sekarang mereka masih menjadi anggota Polri, yang menyekolahkan polisi, yang membesarkan polisi, tentu mereka harus mengikuti aturan-aturan yang ada di Kepolisian,” katanya.

Sebagaimana diketahui, penarikan 20 penyidik dari KPK oleh Polri menimbulkan kontroversi. Rencana itu ditolak oleh KPK karena masih membutuhkan tenaga mereka. Belakangan, sejumlah penyidik justru menyatakan ingin meninggalkan Polri dan menjadi penyidik tetap di KPK.

~ oleh TOMMY UTAMA SH pada 03/10/2012.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: