Rizal Minta KPK Telusuri Info Pertemuan Menkeu dan Anas

125796_menkeu-agus-martowardojo-diperiksa-kpk-sebagai-saksi-kasus-menakertrans_663_382Juru Bicara Keluarga Mallarangeng, Rizal Mallarangeng, minta KPK menelusuri informasi bahwa Menteri Keuangan Agus Martowardojo pernah bertemu dengan Anas Urbaningrum, Ketua Umum Partai Demokrat. Menurut informasi yang diterima oleh Rizal, pertemuan itu berlangsung di Hotel Ritz-Carlton.

Pertemuan itu terjadi sebelum Menkeu memberi persetujuan anggaran tahun jamak pembangunan Pusat Pendidikan Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) Hambalang, Bogor, Jawa Barat senilai Rp 1,2 triliun. Dalam pertemuan itu, hadir pula mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin.

Rizal Mallarangeng meminta Menteri Keuangan agar mengungkapkan secara jujur alasan yang melatarbelakangi penyetujuan kontrak tahun jamak (multiyears) proyek itu.

Adik kandung mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Alifian Mallarangeng itu juga mengungkapkan bahwa menurut hasil audit investigasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Menkeu telah melanggar peraturan perundang-undangan dengan menyetujui permohonan anggaran tahun jamak.

Permohonan tahun jamak disetujui Menkeu dan Dirjen Anggaran, Anny Ratnawati, yang saat itu merangkap Wakil Menteri Keuangan (mulai 21 Januari 2011 Dirjen Anggaran dijabat Herry Purnomo). Meskipun permohonan perubahan tahun jamak itu hanya ditandatangani Sekretaris Menpora, Wafid Muharam, dengan mengatasnamakan Menpora tanpa ada pendelegasian wewenang dari Menpora.

Menurut Rizal, persetujuan anggaran tahun jamak Hambalang sebesar Rp1,2 triliun itu sangat terburu-buru. Berdasarkan data audit BPK, pada 15 November 2010, Anny telah menolak permohonan anggaran tahun jamak yang diajukan Kementerian Pemuda dan Olahraga tersebut. Namun, lanjutnya, sebulan kemudian, tepatnya 6 Desember 2010, Anny seolah berubah pikiran dan langsung menyetujui permohonan anggaran itu.

Mengenai pertemuan itu, Rizal mengatakan, Komisi Pemberantasan Korupsi perlu mendalami kejanggalan ini. “KPK jangan melupakan informasi ini. Orang- orang tadi diduga mendesak agar perubahan menjadi multiyears disetujui,” kata Rizal kepada VIVAnews Kamis, 10 Januari 2013.

Informasi ini penting ditelusuri, kata Rizal, meski dia sendiri mengaku tak yakin Agus mau menyerah begitu saja, jika memang Anas benar mendesaknya. Apalagi, lanjutnya,  Anas baru terpilih sebagai Ketua Umum DPP Partai Demokrat. Rizal meminta KPK agar menelusuri apakah ada orang yang lebih kuat yang memengaruhi Agus sehingga menyetujui permohonan kontrak itu.

Menkeu Agus Membantah

Menteri Keuangan, Agus Martowardojo, ketika dikonfirmasi, membantah keras soal pertemuan itu. “Saya tidak pernah bertemu Pak Anas membahas proyek Hambalang dan proyek apapun.”

Sebelumnya, pada 1 November, Agus menjelaskan bahwa pemberian izin anggaran tahun jamak proyek itu telah dilakukan sesuai prosedur. Namun demikian, dia siap bertanggung jawab apabila dianggap bersalah.

“Paling tidak saya sebagai menteri, bahwa itu diselesaikan sesuai dengan prosedur. Kalau seandainya ada prosedur yang tidak dipenuhi, nanti kami lihat apa itu,” ujar Agus di kantornya.

Keesokan harinya, Agus mengaku tak pernah menyetujui proyek ini. Dia hanya bilang kepada Dirjen Anggaran untuk “menyelesaikan”. “Artinya, yang paling utama harus sesuai aturan,” katanya.

Sedangkan Patra M Zein, pengacara Anas Urbaningrum, mengaku belum tahu masalah ini. “Sudah seminggu ini saya tidak bertemu Anas,” katanya kepada VIVAnews.

VIVAnews sudah berusaha mengkonfirmasi soal ini kepada Anas Urbaningrum. Tapi dua nomor telepon seluler yang dihubungi, yang satu bersambung tapi tidak diangkat, yang satu terhubung dengan kotak suara.

~ oleh TOMMY UTAMA SH pada 10/01/2013.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: