Pemandangan Mengerikan di Lokasi Jatuhnya Pesawat MH17

261094_kecelakaan-pesawat-malaysia-airlines-di-ukraina_663_382Ada pemandangan yang begitu mengerikan ketika jurnalis mendatangi lokasi jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH17 di desa Grabovo, Donetsk, Ukraina.
Seorang jurnalis lepas, Noah Sneider, menjelaskan begitu banyak jasad berjejeran, baik dalam keadaan masih utuh maupun yang hancur di lokasi.

Dilansir laman The Star Malaysia, Sabtu 19 Juli 2014, dia berkicau di akun Twitter, @NoahSneider. Apa yang dia saksikan sendiri lebih dari sekedar musibah.
“Ini benar-benar merupakan sebuah bencana. Sulit untuk dipahami,” tulis Sneider di akun Twitternya.

Begitu tiba di lokasi Kamis, 17 Juli 2014, dia mengaku terkejut melihat puing-puing pesawat dan tulang manusia. Pemandangan itu kontras dengan situasi pedesaan di lokasi.

Menurut penduduk setempat yang ditanyai Sneider, mereka sempat berpikir desanya sedang dibom. Warga lokal juga menggambarkan pesawat itu meledak di udara dan jatuh ke permukaan tanah dalam keadaan hancur berkeping-keping.

“Saya tidak pernah melihat sesuatu seperti ini sebelumnya. Ketika Anda melihat ke bawah, Anda bisa melihat potongan organ tubuh mulai dari telinga, jari-jari manusia, dan tulang,” kicau Sneider.

Jasad manusia, lanjut Sneider, bertebaran di mana-mana.

Kesaksian jurnalis lepas lainnya, Harriet Salem, yang juga berada di lokasi menjelaskan beratnya tugas pemadam kebakaran di lokasi. Salem mengatakan petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api yang masih menyala begitu tiba di lokasi.

Selain itu, mereka juga memberikan tanda untuk menginformasikan adanya temuan jasad manusia dengan menggunakan tiang dan pita putih. Namun, Salem juga menjelaskan petugas pemadam kebakaran merasa khawatir, karena harus bertugas di area konflik.

“Petugas pemadam kebakaran bekerja hingga larut malam di lokasi jatuhnya #MH17 di saat kelompok pemberontak berpatroli di area tersebut. Warga setempat mengatakan mereka ketakutan,” tulis Salem.
Harus Ditandai
Jurnalis lainnya yakni Sabrina Tevernese menjelaskan lebih detail pengalaman mengerikan yang dia saksikan. Di harian New York Times, tempat dia bekerja, Sabrina menulis banyak jasad yang sudah tak lagi utuh dan dalam keadaan terbakar.

“Seorang wanita yang mengenakan switer hitam terkapar. Darah mengucur dari wajahnya, tangan bagian kirinya terangkat, seolah-olah berupaya memanggil seseorang. Korban lainnya, ditemukan dalam keadaan hanya mengenakan pakaian dalam turut terkapar di rerumputan hijau. Satu kakinya patah dan tubuhnya hancur,” tulis Tevernese.

Menurut warga lokal, jasad-jasad tersebut berjatuhan dari angkasa yang diikuti dengan puing-puing pesawat. Tevernese juga menjelaskan bagaimana tim evakuasi mengikatkan kain berwarna putih ke potongan kayu yang mereka bawa. Hal itu dilakukan untuk menandai lokasi ditemukan jenazah.

Tevernese turut menjelaskan banyak jasad korban yang ditemukan masih mengenakan sabuk pengaman dan menyatu dengan puing-puing pesawat. Seorang pria yang masih mengenakan kaos kakinya, namun tanpa celana terkapar di permukaan tanah.

Tangan bagian kanannya memegang perut, seolah-olah menandakan dia telah beristirahat panjang. Ada lagi jasad seorang pemuda yang mengenakan celana pendek berwarna biru dan sepatu Nike berwarna merah. Tangan dan kakinya terlihat terlentang dengan ponsel Iphone di sampingnya.

Bahkan, barang bawaan penumpang pesawat turut berceceran di lokasi. Mulai dari tisu toilet, krim wajah, sendal jepit berwarna putih, selimut yang keluar dari ceceran koper dan sepeda, ditemukan masih dalam keadan utuh.

Warga lokal lainnya, Oleg Georgievich yang bekerja sebagai penampang dan turut berjuang bersama kelompok separatis Ukraina, mengatakan kepada NYT, dia kira kotanya tengah dibom. Dia mendengar suara seperti peluit.

Tidak lama kemudian, dia melihat sesuatu berjatuhan dari angkasa. Setelah melihat dengan seksama, dia menyadari itu merupakan bagian tubuh pesawat.

~ oleh TOMMY UTAMA SH pada 19/07/2014.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: